BATOPAR.COM, Menjalani hubungan rasanya kadang tak semanis saat sedang jatuh cinta dan mengejar saat pendekatan. Rasa bosan selama hubungan bisa membuat masing-masing pasangan mencari hiburan atau rentan tergoda orang lain. Bosan juga bisa menjadi salah satu faktor pemicu perselingkuhan.

Kejujuran adalah faktor utama dalam hubungan. Sekali kejujuran dirusak, maka akan terjadi masalah bahkan perpisahan. Dilansir dari Pink Villa, Rabu (6/5), selain bosan, sebetulnya apalagi sih yang mendasari seseorang tega berselingkuh?

Kurangnya Chemistry

Koneksi emosional yang buruk dan tidak ada percikan dalam ikatan bisa menjadi alasannya. Sebagian besar dari mereka, merasa bosan dan jenuh. Jika sudah masuk dalam fase itu, sudah saatnya untuk mengembalikan pesona itu.

Tak Ada Keintiman

Tidak memiliki keintiman fisik dalam hubungan juga bisa menjadi salah satu alasan kuat mengapa dia berselingkuh dengan seseorang.

Takut Komitmen

Saat seseorang takut berkomitmen maka itu akan membuat mereka keluar dari hubungan dengan mencari dan menjelajah yang lain. Sebab komitmen membuat hilangnya kebebasan bagi mereka.

Balas Dendam

Bukan alasan umum tapi bisa terjadi. Pasangan melakukan selingkuh hanya untuk membalas dendam. Mungkin awalnya karena kesal pada pasangan, akhirnya dibalas dengan selingkuh.

Ada Kesempatan

Mendapatkan peluang selingkuh membuat orang lebih termotivasi untuk berbuat selingkuh. Tapi pasti ada beberapa faktor lain yang mendorong kerentanan selingkuh seperti alasan jarak jauh dalam hubungan.

Kebutuhan Tak Terpenuhi

Kadang-kadang, kebutuhan yang tidak terpenuhi sering menyebabkan perselingkuhan dalam ikatan. Mungkin pasangan ingin mendapatkan kepuasan dalam hubungan tapi itu tak terpenuhi. Kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi juga dapat berkontribusi untuk berselingkuh.

Butuh Variasi

Jika pasangan menginginkan variasi dalam hubungan, maka itu bisa memicu perselingkuhan. Dia mungkin menginginkan beberapa gaya dalam komunikasi yang berbeda dalam ikatan saat ini.

Egois

Orang dengan rasa saling menghargai yang rendah juga dapat terdorong untuk berselingkuh. Mereka tak memahami pasangan dan terlalu sombong serta egois dengan tidak menghargai perasaan pasangan.

Solusinya

Selingkuh tidak selalu berarti pasanganmu tidak mencintaimu. Anda juga tidak perlu mengakhirinya saat itu juga. Sebaliknya, kalian berdua dapat berbicara satu sama lain tentang semuanya. Anda juga dapat berkonsultasi dengan ahli atau keluarga yang dipercaya. Tanyakan juga pada diri Anda, dan introspeksi.

Kepercayaan tentu akan menjadi hal yang mahal setelah selingkuh terjadi. Karena dia telah merusak kepercayaan. Jadi jika masih mau melanjutkan hubungan, apakah Anda benar-benar bisa mempercayainya lagi di kemudian hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here