BATOPAR.COM, JAKARTA –¬†Pemeriksaan kondisi jantung sebagai salah organ vital, sebaiknya dilakukan sejak memasuki usia 20 tahun.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Vito Anggarino Damay mengatakan, jika di usia 20 tak ada masalah di jantung maka disarankan kembali memeriksakan jantung lima tahun kemudian.

“Kalau usia 30 tahunan atau di atas 40 taun sebaiknya setahun sekali. Kalau terdeteksi ada darah tinggi atau kolesterol tinggi bisa cek berkala sesuai kondisinya,” kata Vito dalam acara diskusi daring, Rabu (6/5/2020).

Menurut Vito, pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain melalui wawancara medis, EKG atau alat rekam listrik jantung, foto X-ray dada atau yang dikenal awam sebagai foto rotgen.

“Pemeriksaan fisik dan wawancara medis oleh dokter bisa menemukan adanya kebocoran klep jantung, sekat jantung, gangguan irama jantung, tanda lemah jantung atau kecurigaan penyakit jantung koroner,” jelasnya.

Jika diperlukan, lanjut Vito, ada pemeriksaan lain yang diperlukan sesuai kondisi. “Pemeriksaan kondisi jantung setidaknya bisa membuat lebih sadar kesehatan dan kondisi tubuh,” jelas Vito.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here