BATOPAR.COM, JAKARTA –  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang digelar 2 September 2020, Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar telah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT BNI (Persero) Tbk menggantikan Herry Sidharta.

Selain Royke Tumilaar, nama-nama lain yang juga mengisi jabatan di BNI antara lain mantan Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Silvano Rumantir, mantan Senior Executive Vice President Wholesale Risk Bank Mandiri David Pirzada, mantan Senior Vice President SME Banking Muhammad Iqbal, dan mantan Senior Vice President Strategy & Performance Management Bank Mandiri Novita Widya Anggraini.

Terkait penunjukan ini, Royke Tumilaar menyatakan kesiapannya untuk membawa BNI menjadi bank yang akan berkontribusi aktif membangun ekonomi Indonesia, serta membawa bank BUMN tersebut mewakili industri perbankan Indonesia di tingkat global

“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan kepada saya untuk menahkodai BNI, apalagi BNI memiliki sejarah panjang yang telah ikut mewarnai perkembangan ekonomi Indonesia sejak 1946. Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan baik,” kata Royke di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Royke menyadari penunjukkan tersebut akan membawa konsekuensi yang harus dijalani, antara lain target bisnis serta ekspektasi dari pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN.

“Target ini menjadi tantangan bagi saya untuk membawa dewan direksi baru dalam sebuah sinergi yang produktif dan strategis untuk bisa memenuhi target tersebut,” katanya.

Untuk itu, dirinya tidak akan melakukan perubahan banyak dari strategi yang lama dan akan menyesuaikan dengan ekspektasi para stakeholder, termasuk pegawai BNI yang biasa disebut BNI Hi-Movers. BNI diharapkan bisa tumbuh menjadi bank dengan cakupan bisnis internasional, termasuk jadi bank refferal dan koresponden utama bagi lembaga, investor, serta bank asing. Untuk bisa menjadi bank seperti itu, dibutuhkan aksi korporasi untuk membesarkan aset BNI, baik organik maupun anorganik, agar akselerasi menjadi bank global bisa cepat terlaksana.

Berikut susunan direksi BNI yang baru:
Direktur Utama: Royke Tumilaar
Wakil Direktut Utama: Adi Sulistyowati
Direktur Keuangan: Novita Widya Anggraini
Direktur Manajemen Risiko: David Pirzada
Direktur Tresuri dan Internasional: Henry Panjaitan
Direktur Bisnis Konsumer: Corina Leyla Karnalies
Direktur UMKM: Muhamad Iqbal
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi: Y.B Hariantono
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Sis Apik Wijayanto
Direktur Korporat Banking: Silvano Rumantir
Direktur Layanan dan Jaringan: Ronny Venir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here