oleh

Gelar Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan, Esra Lamban Ajak Warga GKST Se-Mangkutana Raya Rawat Persatuan

BATOPAR.COM, LUWU TIMUR – Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan, Esra Lamban Menggelar Kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan di Kompleks Aula Gedung SMA Kristen Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Sabtu, 27/11/2021

Wakil Ketua PDIP Sulsel itu, mengungkapkan Bahwa Setiap Anggota DPRD Sulsel diwajibkan untuk menggelar kegiatan Nilai-Nilai Kebangsaan didapilnya, untuk menumbuhkan Semangat Nasionalisme dan Kebangsaan demi Menjaga Rasa Persatuan dan Kesatuan ditengah-tengah Kehidupan Antar Umat Beragama.

Dalam Kegiatan Tersebut, Legislator PDI Perjuangan Sulsel itu, mengajak Seluruh Warga GKST Se-Mangkutana Raya untuk menjaga Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika Sebagai Perekat Perbedaan dan mengimplementasikan ditengah-tengah Kehidupan Sehari-hari.

“Marilah Kita Menjaga Pancasila sebagai Perekat Perbedaan, Untuk Terus meningkatkan Persatuan Antar Umat Beragama, Selain itu, Marilah Juga Kita Menjaga Marwah UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Hukum Tertinggi di Negara Kita, dan Terus Menjaga NKRI sebagai Wilayah Yang Merdeka dari Penjajah, dan Terus memiliki semangat Bhineka Tunggal Ika ditengah-tengah kehidupan kita sehari-hari, Itulah Substasi Nilai-Nilai Kebangsaan Kita di Indonesia, Ungkap Korwil PDIP Luwu Raya Itu, Sabtu, 27/11/2021.

Selain itu, saya Juga Meminta Kepada Seluruh Warga GKST, yang hadir pada saat ini, Mari bersama kita Sukseskan Pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Luwu Timur dan Juga Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan karena dengan Kita melaksanakan Vaksinasi itu dan mematuhi Prokes itu juga merupakan Bentuk dari Nilai-nilai Kebangsaan karena mendukung Gerakan Pemerintah dalam Melawan Penularan Covid-19 di Indonesia.

Senada dengan Hal Itu, Hadir Juga, Sofyanto Torau sebagai Pemateri Kegiatan Nilai-Nilai Kebangsaan.

Sofyanto Torau Mengungkapkan bahwa ada empat Pilar Perekat Semangat Kebangsaan, Diantaranya Pancasila sebagai Dasar Negara, Kedua, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Landasan Konstitusi, Ketiga, NKRI Sebagai Bentuk Negara Indonesia, dan Keempat, Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara Indonesia.

Gagasan Nilai Kebangsaan ini yang Lebih Kita Kenal dengan Istilah 4 Pilar digagas Oleh Almarhum Bapak Taufiq Keimas Mantan Ketua MPR RI sebagai Pijakan dalam Memahami Kebangsaan Indonesia.

Tentunya ke 4 Pilar Tersebut, wajib kita Pahami sebagai Satu Kesatuan yang memilki Makna Semangat Kebangsaan, ketika salah satunya Tidak Ada Maka Substasi Dalam Memahami Nilai-Nilai Kebangsaan di Negara ini tidak akan Utuh.

Oleh Sebab itu, Mari Kita Jaga dan Rawat Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai Bagian untuk mewujudkan Nasionalisme Indonesia yang utuh. Tutupnya.

Komentar

News Feed