oleh

Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Tidak Ganggu Operasional Kejaksaan

BATOPAR.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan, kebakaran yang terjadi di gedung utama Kejagung tidak akan sampai mengganggu operasional institusi kejaksaan. Saat ini, pihak Kejagung sendiri sudah memutuskan untuk menggunakan sejumlah gedung milik kejaksaan di lokasi lain untuk merelokasi operasional unsur kejaksaan.

“Tidak sampai terganggu. Unsur pimpinan Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung kemudian Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen beserta staf, dan juga Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan beserta staf, maka mulai besok beliau berkantor di badan diklat kampus A di Ragunan,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, di Jakarta, Minggu (23/8/2020).

Selain itu, Kejagung juga telah memutuskan sebagian personil Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen beserta staf juga akan berkantor di Badan Diklat Gedung B di daerah Ceger, Jakarta Timur. Di lokasi ini juga terdapat sarana Rumah Sakit Adhyaksa.

Dijelaskan Hari, khusus untuk tahanan Kejagung sendiri juga sudah dilakukan evakuasi. Langkah demikian dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk tahanan, sebetulnya posisi rutan salemba cabang Kejaksaan Agung ini dengan gedung utama cukup jauh. Namun demikian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengganggu terhadap kesehatan para tahanan maka tadi malam proses evakuasi dilakukan terhadap 25 tahanan. Dipindahkan ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” ucap Hari.

Komentar

News Feed