Menlu Tiongkok Wang Yi bertemu Menlu RI RetnoMarsudi di Balai Agung Rakyat, Beijing

BATOPAR.COM, JAKARTA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian menyebutkan bahwa Menlu RI Retno Marsudi bakal menjadi menteri luar negeri pertama di dunia yang mengunjungi negaranya saat pandemi Covid-19.

“Menlu Retno Marsudi adalah menteri luar negeri pertama yang akan diterima Tiongkok saat pengendalian virus sedang dilakukan secara berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa Tiongkok dan Indonesia sama-sama mementingkan hubungan bilateral,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis (20/8/2020).

Dalam pernyataannya itu, Zhao tidak menyebutkan tanggal pasti kapan Menlu Retno akan mengunjungi Tiongkok.

Sebelumnya, Menlu Wang Yi mengagendakan kunjungannya ke Indonesia pada Februari lalu namun batal karena Tiongkok saat itu sedang bekerja keras mengatasi Covid-19 yang merenggut ribuan nyawa.

Dalam kunjungan nanti Penasihat Pemerintah sekaligus Menlu RRT, Wang Yi akan berdiskusi dengan Menlu Retno tentang hubungan bilateral, kerja sama anti-Covid-19, kerja sama Prakarsa Sabuk Jalan (Belt and Road Initiative/BRI), dan bertukar pandangan tentang hubungan Tiongkok-ASEAN, serta isu-isu internasional dan regional lainnya yang menjadi kepentingan bersama.

“Tiongkok dan Indonesia memiliki kepentingan yang sama yang secara alamiah menjadikan keduanya sebagai mitra kerja sama,” ujar Zhao.

Ditambahkan, di bawah arahan strategis kedua kepala negara, hubungan Tiongkok-Indonesia telah mencapai perkembangan yang sangat pesat. “Secara khusus, kami mencapai hasil yang nyata dalam kerja sama Belt and Road Initiative dan kemajuan dalam mengerjakan proyek-proyek andalan, seperti jaringan kereta api cepat Jakarta-Bandung dan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional,” katanya.

Sejak Covid-19 mewabah, pejabat tinggi kedua negara juga telah melakukan diskusi melalui telepon.

Zhao juga menyebutkan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, militer, dan masyarakat sipil juga saling memberikan bantuan satu sama lain sehingga menunjukkan persahabatan dan persaudaraan kedua negara. “Tahun ini menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia telah menghadirkan peluang peningkatan baru dalam hubungan bilateral. Tiongkok siap bekerja sama dengan Indonesia untuk melaksanakan konsensus antara kedua kepala negara. Memerangi pandemi dan melaksanakan pembangunan merupakan dua hal utama,” ujar Zhao.

Selain itu, pihaknya dengan Indonesia akan memperdalam rasa saling percaya dan kerja sama, bersama-sama mendukung multilateralisme dan keadilan internasional, dan menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat Tiongkok, Indonesia, dan kawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here