oleh

Komisi Liputan Pro RUU PPRT berkirim surat Keprihatinan ke Pimpinan DPR RI

BATOPAR.COM, JAKARTA – Setelah mengadakan audiensi ke MKD DPR RI pada Hari Senin (15/11/2021) maka Delegasi Koalisi Mahasiswi Lintas Kampus (Komisi Liputan) Pro RUU PPRT mendatangi kantor-kantor pimpinan DPR di Gedung Nusantara 3. Mereka mengirim surat berisi keprihatinan atas terhentinya proses legislasi RUU PPRT usulan Baleg selama 1,5 tahun.

“Kami mendorong musyawarah di internal pimpinan agar hak legislasi para anggota DPR pengusul RUU PPRT tidak terhenti di Bamus,” kata Rahmanita Sari koordinator Komisi Liputan yang juga mahasiswi Kampus UNESIA Jakarta.

Mereka menyerahkan surat keprihatinan masing-masing ditujukan kepada Ketua DPR, Dr Hc. Puan Maharani dan dua wakil ketua yaitu: Dr. Muhaimin Iskandar dan Dr. Sufmi Dasco Ahmad.

Kami menghimbau agar Pimpinan DPR tidak lalai dalam menjalankan kewajiban mereka untuk menjadwalkan pengambilan keputusan terhadap RUU PPRT di Paripurna setelah Baleg sebagai pengusul memberikan paparan di Bamus pada tanggal 15 Juli 2020 yaitu 16 bulan yang lalu.

Kelalaian PImpinan DPR untuk mejadwalkan RUU PPRT ini tentu merugikan kaum Sarnah PRT yang sangat mengaharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka melalui pengesahan RUU PPRT ini. Dengan dibagikannya surat keprihatinan tersebut maka semua pimpinan DPR supaya saling mengingatkan untuk segera menjadwakan RUU PPRT untuk diparipurnakan.

Kelalaian Pimpinan DPR ini juga merugikan pemerintah juga yang sudah membentuk gugus tugas untuk RUU PPRT ini dengan dua kementrian yaitu KPPPA dan Kemenakertrans yang kebetulan ketiganya, termasuk ketua DPR RI adalah para perempuan. “RUU PPRT ini juga ujian pembuktian di politik bahwa perempuan mendukung perempuan untuk memperbaiki status perempuan”, kata Gita mahasiswi Universitas Gunadarma.

Komisi Liputan RUU PPRT yang didukung 20 kampus berharap agar Pimpinan DPR memeriksa kembali hasil-hasil rapat Bamus tahun 2020 dan menjalankan kewajiban untuk menindaklanjutinya terutama terkait RUU PPRT. DPR harus memprioritaskan kepentingan-kepentingan kerakyatan bukan saja kelompok elit demi mewujudkan Keadilan Sosial di Sila 5 Pancasila.

Jakarta, 16 November 2021.

Rahmanita Sari (koordinator)

Hp: 081278408439

List koordinator dan kampus-kampus pendukung:

  1. Tiara Yolanda – Universitas Trisakti, Jakarta
  2. Rahmanita Sari, UNUSIA, Jakarta
  3. Berta Risalia, UIN Raden Intan, Lampung
  4. Vanin, Universitas Bung Karno, Jakarta
  5. Lanjar Triyono, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
  6. Devin Pandu, STPM SANUR ENDE, Ende
  7. Etri Ningsih, Universitas Palangkaraya, Palangkaraya
  8. Maya, Universitas Cahaya Bangsa PSDKU, Kapuas
  9. Haedirt, STIE YAPIS DOMPU, Dompu
  10. Suryanti, STKIP Yapis Dompu, Dompu
  11. Sa’adatul Abbadiyah, UNISDA LAMONGAN,
  12. Gizela Kalew, IAKN Manado, Manado
  13. Laura. Angganeta Eyrene Korwa, UM-Sorong,
  14. Yesi Oktriani, Universitas Bengkulu, Bengkulu.
  15. Rinke, Universitas Tulang Bawang Lampung. Bandar lampung
  16. Rey, Universitas Islam Syaikh Yusuf, Tanggerang
  17. Srimulyani, Univesitas Raharja, Tanggerang
  18. Pratiwi, STISNU, Tanggerang
  19. Day, Universitas Muhammadiyah Tangerang
  20. Devia, Universitas Pamulang, Tangerang
  21. Cristina, Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Surabaya
  22. Vinechya, Universitas Timika, Timika
  23. Rahmania Benamen, Jambatan bulan Timika, Timika

Komentar

News Feed