oleh

Megawati Soekarnoputri, Mantan Aktivis GMNI yang Punya Segudang Prestasi

BATOPAR.COM, JAKARTA – Megawati Soekarno Putri Adalah salah satu Kader Terbaik Jebolan Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Lahir di Yogyakarta 23 Januari 1947, dan pada saat Menempuh Kuliah di Universitas Padjadjaran(Unpad) Bandung memilih Aktif Sebagai Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bandung.

Setelah itu, Megawati Muda melanjutkan Kuliahnya di Universitas Indonesia.

Megawati Soekarnoputri adalah mantan Aktivis GMNI, seorang putri terbaik bangsa Indonesia yang telah membuktikan keberhasilannya sebagai anggota DPR, Wakil Presiden, bahkan menjadi Presiden.

Di kalangan pemimpin dunia, belum ada seorang wanita dapat menjabat berturut-turut sebagai Wakil Presiden dan Presiden. Sejarah dunia juga mencatat tidak banyak seorang presiden yang juga putri dari seorang presiden sebelumnya.

Selain itu, Megawati Mampu menjadi Ketua Umum Partai terbesar di Indonesia yakni PDI Perjuangan, dan mampu memenangkan Pemilu di Indonesia.

Sebagai anak Kandung Putri sang Proklamator RI Soekarno, megawati adalah sosok pemimpin nasional yang mampu membawa negara dan bangsa Indonesia melalui masa-masa sulit pasca Reformasi 1998.

“Dengan karakter dan wibawa yang kuat, beliau mampu menyelesaikan krisis multidimensi dan meletakkan pondasi yang kuat bagi tata negara dan tata pemerintahan yang terbukti kebenarannya sampai dengan masa kini,

Beberapa penghargaan Doktor Honoris Causa dari berbagai perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri merupakan bukti pengakuan pemikiran akademik atas kepakaran beliau dalam bidang Kepemimpinan Stratejik, yang juga sangat terkait dengan bidang pertahanan.

Selama periode kepemimpinan Megawati, banyak  menerbitkan berbagai kebijakan yang sangat mendukung tugas-tugas Kementerian Pertahanan RI dan TNI.

Berbagai ide dan gagasan tentang pertahanan juga dituangkan dalam berbagai dokumen negara dan menjadi rujukan doktrin pertahanan, strategi pertahanan dan postur pertahanan.

Baca Juga: Dua Tokoh Alumni GMNI, Raih Penghargaan Bintang Tanda Jasa dari Presiden Jokowi

“Menata komponen utama pertahanan merupakan langkah stratejik mewujudkan profesionalisme TNI sekaligus membangun kesadaran pentingnya mempersiapkan komponen cadangan dan komponen pendukung di dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta atau Sishankamrata,” Ungkap Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Madya TNI Prof Amarulla Octavian, Jumat, 11/6/2021

Selain itu, Megawati juga menunjukkan kepemimpinan yang kuat di dalam menjadikan Pancasila sebagai falsafah negara, dasar negara, dan sekaligus landasan kebijakan pemerintahan negara.

“Di dalam kepemimpinan beliau, Pancasila juga diperkokoh menjadi sistem nilai, pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara, dan yang terpenting bagaimana menjadikan Pancasila sebagai dasar haluan pembangunan negara guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di dalam kebudayaan, Sesuai Amanat Trisakti Bung Karno.

“Seluruh ide, gagasan dan kebijakan tersebut dapat dinilai sebagai serangkaian karya ilmiah yang signifikan atas kepemimpinan beliau memperkuat jati diri bangsa Indonesia yang memegang teguh ideologi Pancasila. Kita semua yakin bahwa ideologi Pancasila adalah senjata pamungkas Sishankamrata. Pungkasnya.

Terpisah, Sofyanto Torau Salah satu Kader dan Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengungkapkan bahwa dirinya sangat Bangga dan Salut Terhadap Kepemimpinan Senior Alumni GMNI, Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri.

Menurut Sofyan Sapaan Akrabnya, Megawati Adalah salah satu Aktivis GMNI yang Mengawal Lahirnya Era Reformasi, dan mampu melakukan Penataan Kelembagaan Pemerintahaan, Membawa Indonesia keluar dari Krisis Ekonomi di Tahun 1998.

Ini Adalah Bukti Bahwa Beliau Adalah sosok Ibu Bangsa yang bisa dijadikan Teladan dalam Mengawal Kemajuan Bangsa dan Negara. Ungkap Sofyanto Torau, di Jakarta, Minggu, 13/6/2021

Mantan Ketua GMNI Cabang Makassar itu menegaskan bahwa, Sebagai Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), saya merasa Bangga Melihat Segudang Prestasi Beliau, Sehingga dengan adanya Penganugerahan Profesor Kehormatan dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia, ini membuktikan bahwa Aktivis GMNI sangat diperhitungkan dalam Ilmu Bela Negara terutama dalam Ilmu Kepemimpinan Strategik Pertahanan Negara. Tutupnya

 

Komentar

News Feed