BATOPAR.COM, JAKARTA – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya mengaku masih menunggu arahan soal tindak lanjut Kementrian Perhubungan yang menyebut memberikan izin operasi kepada sejumlah moda transportasi untuk mengangkut penumpang antardaerah lagi mulai Kamis (7/5/2020).

“Kita tunggu saja regulasi teknis di lapangannya seperti apa,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan.

Meski ada pelonggaran, nampaknya hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap larangan mudik. Sebab, belum ada arahan lebih lanjut untuk menyetop penyekatan.

Maka dari itu, pihaknya mengaku belum bisa berkata lebih banyak sebelum ada keputusan yang pasti lebih lanjut terkait hal yang baru dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hari ini tersebut. Pihaknya akan bertindak sesuai arahan nantinya.

“Tapi kan pemerintah kan sudah menyampaikan bahwa larangan mudik itu tetap ditiadakan dan PSBB tetap berlanjut. Kalau pun ada pengecualian dari TNI, pemerintah daerah dan lain-lain dalam moda transportasi, tapi protap tetap dilaksanakan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, setelah pemberlakuan larangan operasional transportasi guna mencegah mudik, nantinya pemerintah akan kembali memberikan izin operasi kepada sejumlah moda transportasi untuk mengangkut penumpang antardaerah.

Namun, alih-alih menganggap hal tersebut sebagai bentuk relaksasi atau pelonggaran dari kebijakan larangan mudik tersebut, Budi Karya menegaskan bahwa hal ini merupakan penjabaran lebih lanjut dari Permenhub Nomor 25/2020 tentang pengaturan transportasi saat Mudik Lebaran.

“Bukan relaksasi lho ya, tapi penjabaran (Permenhub No. 25/2020),” kata Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, melalui telekonferensi, Rabu 6 Mei 2020.

Budi Karya menjelaskan, hal itu berarti mulai besok semua moda transportasi umum akan dimungkinkan untuk kembali beroperasi, dan mengangkut penumpang ke luar daerah.

“Dengan catatan, satu, harus mentaati protokol kesehatan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here