oleh

NasDem Sulsel Bantu Perbaiki Jalur ke Rampi, Turunkan 6 Alat Berat

BATOPAR.COM, LUWU UTARA – DPW NasDem Sulsel turun membantu membuka akses jalan yang dikeluhkan warga Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Ada 6 alat berat yang diterjunkan sudah tiba di Desa Pincara, Kecamatan Masamba.

“Alat berat dari NasDem ini akan menuju dusun pertama yang dilalui yakni Saluseba, masih bagian dari Desa Pincara dan itu sekitar 12 km. Sepanjang jalan itulah akan dibenahi (menuju Rampi),” kata Ketua DPD NasDem Luwu Utara, Putri Dakka ditemani Ketua Liga Mahasiswa NasDem Sulsel, Syamsir dalam keterangan yang diterima, Rabu (18/5/2022).

NasDem mengerahkan 6 unit ekskavator, buldoser, dan 8 unit dump truck. Juga satu unit mobil tangki bahan bakar berkapasitas 5.000 liter liter. Desa Pincara akan menjadi titik awal membuka jalur menuju wilayah Rampi. Alat berat yang diturunkan ini akan membenahi setiap jalan dusun atau desa yang dilalui.

“Termasuk merapikan, melebarkan jalan hingga pembukaan jalan baru. Jadi estimasi lamanya pengerjaan belum ditahu,” tambahnya.

Untuk menuju Kecamatan Rampi, akses jalan memprihatinkan. Hanya ada jalan setapak dengan jalur yang cukup ekstrem. Sehingga sejumlah warga terpaksa harus bermalam di hutan atau membayar ojek dengan tarif mahal.

“NasDem hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Termasuk membuka akses jalan Masamba-Rampi yang telah lama terisolasi,” pungkas Putri Dakka.

Terpisah, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse mengaku menurunkan alat berat ke Luwu Utara untuk membantu warga dan pemerintah setempat.

“Untuk membantu warga dan pemerintah setempat, itu saja,” singkat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Warga Rampi Mau Pindah ke Poso Gegara Jalan Tak Diurus
Warga Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) ramai-ramai mengancam hendak pindah ke Kota Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Ancaman itu sebagai bentuk kekecewaan karena kondisi ruas jalan yang tak diperhatikan pemerintah setempat.

“Kalau Pemerintah Kabupaten Luwu Utara masih saja tidak memperhatikan kondisi ruas jalan, yah alangkah bagusnya kami akan pindah wilayah ke Sulawesi Tengah,” ucap tokoh masyarakat Rampi, Bangsi Bati saat dihubungi detikSulsel, Rabu (11/5).

Bangsi Bati menyebut pemerintah daerah selama ini hanya bisa memberi janji kepada masyarakat akan diperbaiki jalan tersebut kondisinya jauh dari kata layak. Selain kondisi jalan yang kurang terurus, alasan lain yakni akses menuju Poso, Sulteng jauh lebih dekat yakni 36 km dari kota Lutra di Masamba sejauh 86 km.

“Di sini jaraknya ke Sulawesi Tengah sekitar 38 kilometer kalau Masamba itu ada sekitar 86 kilometer. Masyarakat juga tidak terlalu jauh kalau hendak belanja kebutuhan pokok atau menjalankan proses ibadah karena dari sini lebih dekat dengan Sulawesi Tengah,” terangnya.

Gubernur ASS Sindir Warga Rampi ‘Keluar dari RI’
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) menanggapi ancaman warga Kecamatan Rampi yang mau pindah ke Poso, Sulteng, karena jalan rusak. Andi Sudirman lantas menyindir balik warga yang mengancam tersebut.

“Katanya ada yang mau keluar dari Sulawesi Selatan ini, kenapa tidak sekalian keluar dari Indonesia,” kata Andi Sudirman, saat menghadiri HUT ke-19 Luwu Timur, Kamis (12/5).

Andi Sudirman kemudian menjelaskan pembangunan di setiap daerah perlu melihat skala prioritas. Pembangunan akan didahulukan di lokasi-lokasi strategis dan penting untuk segera dibangun.

“Cari yang strategis yang mana harus dibangun dan penting untuk dibangun. Karena kalau mau dibangun semua tidak mungkin, (jalan dari Rampi ke Masamba Lutra) 80 kilo kali 6 (lebar jalan), Rp 480 miliar,” sebut Andi Sudirman.

Komentar

News Feed