oleh

Ridwan Kamil Minta Tak Ada Kampanye Pilkada yang Mengundang Keramaian

BATOPAR.COM, JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, partai politik dan pasangan calon tidak melakukan kegiatan yang mengundang keramaian orang.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung Polda Jabar memberlakukan Operasi Mantap Praja Lodaya untuk mengefektifkan pelarangan keramaian.

“Tadi menyimak pidato dari Pak Kapolda salah satunya yang sifatnya keramaian itu akan dilarang atau dikurangi, jadi kalaupun pendaftaran semua harus memahami ya perhelatan pilkadanya tidak lazim pada situasi normal,” kata pria akrab disapa Emil di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (3/9).

“Jadi jangan pakai pola pikir atau mindset bukan Covid-19 gitu, kalau dulu ramai-ramai saya ngerti. Yang penting mah kan kita daftar terberitakan kemudian terverifikasi dan sudah gitu bahwa ramai itu pilihan tidak menguatkan dan melemahkan,” ia melanjutkan.

Sebagai ketua tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil mengimbau kegiatan kampanye yang memancing massa berkerumun tidak dilakukan dalam Pilkada di delapan daerah di Jabar.

“Jadi sebaiknya kami dari gugus tugas mengimbau (kampanye mengundang massa berkerumun) tidak usah dilakukan,” jelas dia.

Ia mencontohkan, salah satu daerah yang menyelenggarakan Pilkada, yakni Kabupaten Bandung. Dilihat dari segi kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan terbilang banyak. Hasil rekapitulasi pelanggaran pra dan pasca Pergub 60/2020 per 29 Agustus mencatat ada 590.858 pelanggaran dengan total denda sanksi berat Rp36,5 juta.

Angka pelanggaran mayoritas terjadi di Kabupaten Bandung dengan 499.898 pelanggaran. Sedangkan Kota Bandung tercatat 3.031 pelanggaran.

“Mayoritas pelanggaran itu terbagi menjadi pelanggaran aparat ada sekitar seribuan, pelanggaran individu tadi 90 persen sekian, dan pelanggaran lainnya. Kalau yang sifatnya denda baru sampai angka sekitar 40 juta yang kita kumpulkan di seluruh Jabar,” pungkasnya.

Komentar

News Feed