BATOPAR.COM, PALEMBANG – Insiden tragis terjadi di Panhead Cafe Resto & Bar, Palembang, Sabtu dini hari (16/05). Seorang prajurit TNI dari Kesdam II/Sriwijaya, Pratu FS, tewas ditembak oleh rekannya sendiri setelah cekcok akibat bersenggolan di area hiburan malam tersebut.
Pelaku penembakan diketahui berinisial Serda SN, anggota Batalyon Raider 200 Gandus. Kasus ini langsung ditangani oleh Denpom II/Sriwijaya yang kini melakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa saksi, menelusuri rekaman CCTV, serta mengamankan barang bukti di lokasi kejadian.
Pangdam II/Sriwijaya menegaskan perlunya peningkatan pengawasan terhadap prajurit di luar jam dinas. Sementara itu, pihak keluarga korban mendesak agar proses hukum dijalankan secara transparan dan akuntabel.
Hingga saat ini, Denpom Palembang masih mendalami kasus dengan langkah-langkah berikut:
– Pemeriksaan saksi di lokasi kejadian.
– Analisis CCTV untuk memastikan kronologi.
– Autopsi jenazah guna mengungkap detail medis.
– Penyitaan barang bukti termasuk senjata api.
– Pendalaman isi telepon milik saksi terkait komunikasi sebelum insiden.
– Koordinasi dengan Polda Sumsel untuk memperkuat proses hukum.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan sesama prajurit TNI dan terjadi di ruang publik. Transparansi proses hukum diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer.
Jurnalis : Dani

