Sekjend DPN Genmuda ISRI, Herman Dirgantara Tegaskan Pendidikan Ideologi Sebagai Ruang Berpikir Kritis bagi Generasi Muda Indonesia

BATOPAR.COM, JAKARTA – Sekjend DPN Genmuda ISRI, Herman Dirgantara memberikan sambutan dalam kegiatan Kursus Ideologi dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Nasional Generasi Muda Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (DPN Genmuda ISRI) di Jakarta, 23/10/2026

Dalam penutupan kegiatan, Sekretaris Jenderal Genmuda ISRI, Herman Dirgantara, Mengungkapkan bahwa tantangan kebangsaan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan polarisasi dan hubungan antar kelompok, tetapi juga menyangkut integritas pemerintahan, ketimpangan ekonomi, distribusi sumber daya, dan kualitas kepemimpinan.

Lanjut Herman, “Melalui Kursus IWAK, Genmuda ISRI berupaya membangun ruang belajar yang mendorong generasi muda berpikir kritis, terbuka terhadap perbedaan, serta mampu menghubungkan gagasan kebangsaan dengan tanggung jawab sosial.

Seabad setelah Soekarno menulis Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme, Indonesia tidak lagi menghadapi pemerintahan kolonial seperti pada masa pergerakan nasional. Namun, persoalan kedaulatan, persatuan, dan keadilan sosial tetap membutuhkan jawaban. Ungkap Mantan Ketua DPC GMNI Yogyakarta itu dalam pemaparannya.

“Persatuan yang dibutuhkan Indonesia bukanlah persatuan yang menutup ruang kritik atau membiarkan ketidakadilan berlangsung tanpa koreksi. Persatuan harus dibuktikan melalui integritas kepemimpinan, pemerintahan yang bertanggung jawab, penghormatan terhadap perbedaan, dan keberpihakan pada keadilan sosial.

Di situlah pemikiran kebangsaan menemukan maknanya: bukan sekadar sebagai warisan sejarah, melainkan sebagai tanggung jawab bersama untuk memastikan kemerdekaan membawa manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Pungkasnya

Mungkin Anda Menyukai