PDI Perjuangan Siapkan 5.000 Relawan Kesehatan di Jabar dan Buka Rumah Sakit Gotong Royong Cirebon

BATOPAR.COM, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan melalui Bidang Kesehatan terus memperkuat pelayanan medis bagi masyarakat. Setelah menyelesaikan misi kemanusiaan di wilayah Medis Darurat Terpadu (MDT), partai berlambang banteng ini tengah bersiap meresmikan Rumah Sakit Gotong Royong di Cirebon serta menggelar pelatihan untuk 5.000 relawan kesehatan di Jawa Barat.

​Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, menjelaskan bahwa tim medis yang baru kembali dari misi penanganan pandemi dan pelayanan kesehatan lewat jalur laut dan darat telah menjalankan tugas sejak pertengahan Agustus hingga akhir September.

​”Tim medis kita di sana melayani masyarakat darat hingga ke Maumere dan Ende. Mereka sempat naik feri karena kapal utama tidak memungkinkan bersandar. Rencana awal untuk melanjutkan perjalanan ke Papua terpaksa ditunda akibat gelombang laut yang sangat tinggi menjelang akhir tahun,” ujar Ribka kepada Gesuri.id di Jakarta, Kamis (1/10).

​Saat ini, para tenaga medis yang telah menyelesaikan tugas tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Cilegon sebelum diberikan waktu beristirahat.

​Ribka mengungkapkan, sebagian tenaga medis tersebut nantinya akan ditempatkan di Rumah Sakit Gotong Royong Cirebon yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Desember mendatang. Rumah sakit yang berada di kawasan basis nelayan ini saat ini sedang dalam tahap akhir renovasi total.

​”Rumah sakit ini berlokasi di wilayah basis nelayan yang dahulu pernah diresmikan dengan sasaran pelayanan sekitar 20 ribu nelayan. Saat ini proses seleksi tenaga medis sedang dipimpin oleh Dr. Untung, dan kami juga berkoordinasi langsung dengan Bupati Cirebon, Imron,” jelasnya.

Selain pengoperasian rumah sakit, DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan juga mengagendakan program pelatihan skala besar bagi relawan kesehatan yang akan dimulai pada 8 Oktober mendatang di Jawa Barat. Program ini mengusung target “Satu Ranting, Satu Relawan Kesehatan”.

​”Di Jawa Barat ada sekitar 5.400 ranting. Kita akan latih lebih dari 5.000 relawan kesehatan secara bertahap. Pelatihan dimulai dari wilayah Bandung dan Cimahi, lalu berlanjut ke Cianjur, Sukabumi, Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta,” ungkap Ribka.

​Ribka menambahkan, program penguatan jaringan relawan kesehatan ini juga akan direplikasi ke provinsi lain, termasuk Banten dan Kalimantan Timur, guna membangun sistem tanggap kesehatan berbasis komunitas di seluruh Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai